Kamis, 31 Oktober 2024

Mengasah Keterampilan Berpikir Kritis Mahasiswa, HMPS HES Gelar Nobar dan Diskusi Film “Pesta Oligarki”



Yogyakarta, 27 Oktober 2024 – Acara nonton bareng (nobar) dan diskusi film dokumenter “Pesta Oligarki”, yang digelar di Gandroeng Kopi pada Minggu malam ini mendapatkan respon positif dari Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga dan Universitas Islam Indonesia. Film yang mengungkapkan fenomena oligarki dan pengaruh besar para elit dalam perpolitikan Indonesia ini berhasil memancing diskusi serius di kalangan mahasiswa tersebut.

Disutradarai oleh Ari Trismana, “Pesta Oligarki” mengeksplorasi bagaimana kekuatan finansial dan koneksi elit berdampak pada sistem demokrasi di Indonesia. Film ini menyoroti hubungan antara kekuasaan politik dan kekuatan ekonomi dalam membentuk kebijakan, termasuk pengaruh pada regulasi sumber daya alam, perizinan usaha, dan bahkan kampanye politik. Menggunakan data dan wawancara dari para ahli dan aktivis, film ini berupaya mengajak penonton untuk menyadari dampak oligarki terhadap kehidupan sosial, ekonomi, dan politik di Indonesia.

Acara nobar dimulai pukul 18.30 WIB, diikuti oleh diskusi interaktif yang menghadirkan para pembicara, di antaranya adalah Yulianta Saputra, S.H., M.H., penulis serta dosen ilmu hukum dari UIN Sunan Kalijaga, dan Gayan Asykar Syahida, aktivis serta anggota Kajian Strategis HMPS HES UIN Sunan Kalijaga. Mereka berbicara mengenai dampak oligarki dalam pemerintahan dan peluang generasi muda untuk berpartisipasi aktif dalam demokrasi yang sehat dan bebas dari intervensi kepentingan oligarki.

Acara ditutup dengan sesi tanya jawab yang interaktif, di mana peserta dengan antusias mengajukan pertanyaan terkait solusi bagi masyarakat untuk menghadapi pengaruh oligarki. Salah satu mahasiswa bertanya tentang urgensi partai politik dan bagaimana merubah partai politik, yang saat ini lebih pro kepada oligarki ketimbang rakyat. Jawaban dari para pembicara mempertegas pentingnya reformasi partai politik untuk benahi sistem demokrasi.

Acara nobar dan diskusi “Pesta Oligarki” memberikan wawasan mendalam dan memicu refleksi tentang peran masyarakat dalam mewujudkan demokrasi yang bersih. Melalui acara ini, diharapkan mengasah keterampilan berpikir kritis dan muncul kesadaran baru bagi generasi muda untuk lebih aktif dalam mengawasi kebijakan, ikut terlibat dalam politik yang bersih, serta terus memperjuangkan kesejahteraan rakyat.

Penulis : M. Falaq Khomeini


Jumat, 11 Oktober 2024

Diskusi Kolaborasi Antara HMPS HES dengan KSPM FEBI, Bahas Pentingnya Investasi Pasar Modal bagi Mahasiswa



Yogyakarta – Puluhan mahasiswa dari HMPS HES dengan Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) FEBI UIN SUKA berkumpul dalam sebuah diskusi bertajuk “Pentingnya Investasi Pasar Modal bagi Mahasiswa” yang diadakan di Selasar Fakultas Syariah dan Hukum pada Jum'at (11/10). Diskusi yang diselenggarakan oleh Devisi Kajian Strategis HMPS HES bersama KSPM FEBI ini bertujuan untuk memperkenalkan dunia pasar modal kepada mahasiswa sebagai salah satu instrumen penting dalam perencanaan keuangan masa depan. 

Diskusi ini menghadirkan 2 pemateri utama, yaitu Ahmad Febryanto, Anggota KSPM FEBI, dan Mukhammad Arya Dwi Rahman, Anggota HMPS HES. Diskusi berjalan dengan dimoderatori oleh Ratu Sheba Sofie Ahimsa, selaku Wakil Ketua HMPS HES. 

Ahmad Febryanto, dalam presentasinya, menyampaikan tentang langkah-langkah memulai investasi bagi mahasiswa. Ia juga memaparkan dasar-dasar tentang saham, obligasi, dan reksa dana, serta risiko dan peluang yang perlu diperhatikan. Sementara itu, Mukhammad Arya Dwi Rahman menjelaskan tentang sejarah, regulasi, dan pengawas pasar modal di Indonesia. 

Sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif menunjukkan antusiasme mahasiswa terhadap topik ini. Koordinator Devisi Kajian Strategis HMPS HES, Mohammad Falaq Khomeini, berharap diskusi ini dapat membuka wawasan mahasiswa tentang pentingnya investasi sejak dini dan membuka pintu awal kerja sama antara HMPS HES dengan KSPM FEBI dalam bidang riset dan kajian terkait Investasi dan Pasar Modal. 

Diskusi diakhiri dengan ajakan dari para pemateri agar mahasiswa mulai mengenal pasar modal melalui langkah-langkah kecil dan terus belajar untuk menjadi investor cerdas di masa depan.


Penulis : M. Falaq Khomeini

Mengoreksi Tata Kelola, Bukan Membatalkan Manfaat: Catatan untuk Gerakan Mahasiswa 2026

Gelombang demonstrasi mahasiswa yang melanda Jakarta dan berbagai kota sejak pertengahan Juni 2026 membawa pesan yang jelas: rakyat resah, d...